Kawal Ketat Proyek MYC, Lukman B Kady Pastikan Anggaran APBD Takalar Tepat Sasaran.

GARDATIMURNEWS.COM ||Takalar – radarnews.co.id Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Lukman B Kady, mempertegas komitmennya dalam mengawal penggunaan anggaran APBD, khususnya pada program Multi Years Contract (MYC) di wilayah Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

Dalam agenda pengawasan yang berlangsung pada 22–24 April 2026, Lukman turun langsung ke lapangan, menyisir sejumlah titik program di Kelurahan Bontolebang dan Desa Parambambe. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi bagian dari fungsi kontrol legislatif untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Lukman menegaskan, proyek MYC yang bersumber dari APBD harus dijalankan secara transparan, tepat sasaran, dan tidak menyimpang dari perencanaan awal. Ia tidak ingin program strategis ini hanya menjadi proyek administratif tanpa manfaat nyata di lapangan.

Pengawasan ini penting agar pelaksanaan APBD benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya di hadapan warga.

Lebih jauh, politisi Fraksi Golkar ini juga menyoroti pentingnya pengawalan berkelanjutan terhadap proyek-proyek infrastruktur, mulai dari pembangunan jalan, irigasi, hingga fasilitas dasar seperti MCK dan bedah rumah yang merupakan bagian dari aspirasi masyarakat umum.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan sejumlah persoalan krusial, mulai dari kebutuhan infrastruktur pertanian seperti jalan tani, hingga layanan sosial seperti BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dinilai belum optimal.

Menanggapi hal tersebut, Lukman memastikan seluruh aspirasi akan dikawal hingga tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD bukan hanya administratif, tetapi harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan rakyat dan kebijakan pemerintah.

“Ini bukan sekadar program, ini menyangkut hak masyarakat. Kita akan kawal sampai tuntas,” tegasnya.

Pengawasan terhadap program MYC ini menjadi bukti bahwa DPRD tidak hanya berperan dalam penganggaran, tetapi juga aktif memastikan implementasi berjalan sesuai tujuan. Dengan pengawalan ketat, diharapkan tidak ada lagi celah penyimpangan, dan pembangunan di Takalar benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. ( D T )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *