GARDATIMURNEWS.COM ][ Takalar –Pemerintah Kabupaten Takalar telah menetapkan Tujuh Program prioritas dalam periode pemerintahan 2025-2029 dimana salah Satunya adalah Program “Takalar unggul Produksi hasil laut dan budidaya Perikanan.
Hal ini merupakan sebuah keseriusan Pemerintah dimana wilayah Kabupaten Takalar memiliki bentangan pesisir yang sangat panjang dan cukup luas serta kaya hasil Laut.
Melalui program Talk Show bertajuk ” Takalar Cepat Menyapa”, Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Takalar, Muhammad Misbah, S.T., M.Si. menyampaikan terimakasih dan sangat berbahagia dapat bersama-sama dalam program ini sekaligus mengajak masyarakat lebih mengenal Potensi terkhusus pada bidang Perikanan Budidaya di Kabupaten Takalar.Kamis (4/6/2026).

Muhammad Misbah yang notabene diamanahkan mengemban tugas di Dinas Perikanan pada 25/10/2025 dimana hal ini adalah kesempatan untuk ke tiga kali sebagai Kepala Bidang, yang pertama pada bulan Oktober 2017 sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan,Petambak Ikan dan Petambak Garam, kemudian Bulan Maret 2021 juga sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya selama Dua Tahun.
Muhammad Misbah menyampaikan bahwa sesuai dengan Tujuh Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Takalar dalam hal ini adalah Bapak Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Bapak Hengky Yasin, untuk periode 2025-2029 dimana Program prioritas ke Tiga adalah Takalar unggul produksi hasil laut dan budidaya perikanan.
Menurutnya, segala rintangan dan tantangan adalah suka duka dalam menjalankan tugas negara dan itu merupakan suatu hal yang biasa saja yang terpenting adalah bagaimana kita dapat bekerja secara totalitas dan loyal kepada pimpinan serta apa yang kita laksanakan sesuai dengan kemampuan kita sebagai Aparatur Negara.
Kabupaten Takalar mempunyai keunggulan potensi Perikanan budidaya yang melibatkan kurang lebih 14 ribu jumlah pembudidaya dan diantaranya ada 9 ribu khusus berkecimpung pada budidaya rumput laut. Hal ini tentunya sangat banyak memberikan kontribusi peningkatan perekonomian di Kabupaten Takalar yang bisa mencapai sampai Satu Triliun lebih.
Ditempat yang sama, Muhammad Misbah memaparkan bahwa Dinas Perikanan Kabupaten Takalar dibidang Budidaya Perikanan, Alhamdulillah hadir sebuah Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) yang juga berperan serta dalam kontribusi pada pengembangan di bidang Perikanan budidaya.
Dalam sesi kedua Talk show “Takalar Cepat Menyapa” Muhammad Misbah membahas tema “Potensi Perikanan Budidaya Prospek Ekonomi dan Pengembangannya.
Lanjut Misbah menjelaskan bahwa untuk hasil produksi rumput laut dan hasil tambak itu untuk sementara saat ini pemasarannya kepada para pengepul-pengepul untuk dibawa ke kawasan industri.
Menurutnya, sebagai salah satu penghambat kelancaran pemasaran adalah belum adanya sarana atau pabrik yang bisa menampung produksi rumput laut dan hasil tambak di Kabupaten Takalar.
” Oleh karenanya kita juga berharap agar rencana pembangunan kawasan industri di Takalar cepat terlaksana agar para petani Tambak dan rumput laut tidak lagi kesulitan dalam pemasaran”Harapnya.
(Red)











