Pimpin Apel Gabungan, Daeng Manye Tegaskan Disiplin ASN dan Pelayanan Publik Sepenuh Hati dengan Budaya 5S.

GARDATIMURNEWS.COM ][TAKALAR-Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penerapan budaya Layanan Sepenuh Hati 5S (Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi).

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Kamis (2/10/2026).

Apel gabungan rutin bulanan ini dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD, camat, kepala puskesmas, kepala sekolah SD dan SMP, serta seluruh ASN dan staf lingkup Pemkab Takalar.

Sebelum apel dimulai, Bupati Daeng Manye melakukan pengecekan langsung kehadiran peserta berdasarkan barisan masing-masing OPD. Kegiatan kemudian diawali dengan yel-yel penyemangat untuk membangun motivasi dan meningkatkan semangat kerja aparatur.

Dalam arahannya, Daeng Manye menekankan bahwa apel gabungan tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas bulanan. Lebih dari itu, apel menjadi sarana penting untuk menyampaikan informasi, mengevaluasi kedisiplinan, serta menyatukan pemahaman seluruh jajaran pemerintahan terhadap arah kebijakan dan program pembangunan daerah.

“Apel gabungan ini kita laksanakan sekali dalam sebulan. Bagi saya, ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana dan media saya selaku Bupati untuk sharing informasi dan isu-isu utama yang terjadi, untuk selanjutnya dilaksanakan sampai ke tingkat bawah,” tegasnya.

Ia berharap tingkat kehadiran ASN pada apel berikutnya semakin meningkat. Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain disiplin, Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya kerja aparatur.

Pada kesempatan itu, Daeng Manye kembali menekankan pentingnya implementasi program Layanan Sepenuh Hati 5S yang telah diluncurkan beberapa hari sebelumnya.

“Beberapa hari yang lalu, saya telah melaunching Layanan Sepenuh Hati 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi. Penerapan layanan ini untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat dan memberikan solusi jika masyarakat mengalami kendala dalam mengurus sesuatu,” ujarnya.

Ia menegaskan, penerapan 5S bukan sekadar slogan, melainkan harus menjadi budaya dan kebiasaan seluruh ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik di kantor pemerintahan, puskesmas, sekolah maupun seluruh unit pelayanan publik.

Melalui budaya tersebut, setiap aparatur diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, santun, cepat, responsif, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, bukan hanya sebatas program dan kebijakan di atas kertas.

Apel gabungan berlangsung tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas serta mewujudkan pembangunan daerah yang semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *