TAMBAK UDANG DI UJUNG BAJI BUANG LIMBAH LANGSUNG KE LAUT, NELAYAN RESAH,BAGAIMANA TANGGAPAN DINAS PERIKANAN DAN LINGKUNGAN HIDUP ???

GARDATIMURNEWS.COM ][ TAKALAR – Diduga demi menekan biaya, sejumlah tambak udang di pesisir DESA UJUNG BAJI nekat membuang limbah budidaya langsung ke laut lepas. Tidak ada IPAL, tidak ada penyaringan. Air kotor sisa pakan dan kotoran udang langsung digelontorkan ke laut.Rabu,(19/08/2026)

Bukti di lapangan jelas. Pipa-pipa besar dari area tambak terlihat aktif membuang air berwarna keruh dan berbau menyengat ke bibir pantai saat air surut. Laut yang dulunya jernih kini berubah keruh.

“Ini sudah lama. Tiap ganti air tambak, laut jadi korban. Ikan mati, hasil Petani Rumput laut anjlok. Tapi tidak ada yang berani menegur,” ungkap seorang petani dengan nada geram.

*RUSAK EKOSISTEM, RACUNI LAUT TAKALAR*

Limbah tambak mengandung amonia, sisa antibiotik, dan bahan kimia berbahaya. Jika dibuang mentah-mentah, dampaknya berantai: alga meledak, oksigen laut habis, terumbu karang mati, biota laut punah.

Artinya? Laut UJUNG BAJI sedang diracuni pelan-pelan. Dan yang paling dirugikan: nelayan kecil dan Petani Rumput laut pesisir Pantai Ujung Baji kec Sanrobone.

*DESAKAN KERAS: AUDIT DAN TUTUP!*

Warga mendesak Dinas KLHK, Dinas Perikanan dan Kelautan, dan APH TAKALAR untuk tidak tutup mata. Lakukan sidak mendadak, audit seluruh tambak, dan beri sanksi tegas. Cabut izin bagi yang melanggar!

“Jangan sampai kita semua sebagai petani rumput Laut sama nelayan sudah hancur baru ada dari pemerintah, kalau kita masyarakat kecil ini datang ke pemerintah takalar paling cuman di janji saja” Ujar salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya.

Hingga berita ini naik, belum ada klarifikasi dari pemilik tambak maupun dinas terkait. Publik menunggu: Berani tindak, atau dibiarkan terus?(MH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *