Langkah Cepat Bupati Takalar Bantu Nelayan Patorani Urus Izin Tangkap di Luar Sulawesi.

GARDATIMURNEWS.COM ][ TAKALAR- Bupati Takalar Ir. H.Mohammad Firdaus Daeng Manye menerima rombongan pengusaha nelayan patorani di ruang kerjanya di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog terkait berbagai persoalan yang dihadapi nelayan patorani asal Takalar.

Rombongan pengusaha nelayan patorani dipimpin langsung oleh Haji Sewang bersama Daeng Sese, Daeng Ngempo, dan Daeng Sitaba.

Dalam pertemuan itu, para pengusaha nelayan menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Takalar dapat membantu memfasilitasi perizinan penangkapan ikan torani di luar wilayah Sulawesi.

Mereka mengaku selama ini para nelayan patorani Takalar kerap menghadapi kendala administrasi dan perizinan ketika melakukan aktivitas penangkapan di sejumlah wilayah perairan luar Sulawesi.

Haji Sewang mengatakan, nelayan patorani merupakan salah satu kelompok usaha tradisional yang telah lama menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir Takalar.

Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar aktivitas nelayan tetap berjalan sesuai aturan dan memiliki kepastian hukum.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat hadir membantu nelayan, khususnya dalam memfasilitasi izin penangkapan ikan torani di luar Sulawesi agar nelayan bisa bekerja dengan tenang dan tetap sesuai regulasi,” kata Haji Sewang.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Takalar yang langsung menerima dan mendengarkan aspirasi para nelayan patorani.

“Kami bersyukur karena bapak bupati merespon cepat aspirasi kami. Ini menjadi harapan besar bagi nelayan patorani di Takalar,” ujar Haji Sewang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan komunikasi bersama pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta.

Komunikasi itu dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan para pengusaha nelayan patorani.

Bupati Takalar menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat, termasuk nelayan tradisional yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam menopang kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Takalar.

“Kami ingin nelayan Takalar mendapatkan kepastian dan kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya, tentu tetap sesuai aturan yang berlaku,” kata Daeng Manye.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan nelayan bisa mendapatkan solusi terbaik.

“Nelayan patorani adalah bagian penting dari kekuatan ekonomi masyarakat pesisir Takalar. Pemerintah akan berupaya hadir memberikan dukungan agar usaha mereka bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Daeng Manye.

Dalam suasana pertemuan tersebut, para nelayan juga menyampaikan sejumlah kondisi lapangan yang mereka hadapi selama melakukan aktivitas penangkapan ikan torani di luar daerah.

Bupati Takalar terlihat menyimak langsung setiap masukan dan aspirasi yang disampaikan rombongan nelayan patorani.

Pertemuan itu juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha perikanan tradisional di Kabupaten Takalar.

Selain membahas persoalan perizinan, diskusi turut menyinggung pentingnya perlindungan dan keberlanjutan usaha nelayan tradisional di tengah dinamika regulasi sektor perikanan.

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha nelayan dapat terus terjalin demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun koordinasi demi memperjuangkan kepentingan nelayan patorani Takalar agar semakin maju dan sejahtera.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *