Close Menu
Garda Timur News
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DOW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers

29 Agustus 2025

Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD

28 Agustus 2025

Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???

25 Agustus 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DPW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers
  • Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD
  • Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???
  • Milad Ke-VI K-LTV di Makassar Tekankan Pentingnya Peran Media untuk Nalar Kritis Publik
  • Kapolsek Tombolopao Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan
  • Tegas! Bupati Deli Serdang Bongkar Billboard Ilegal di Jalan Arteri Kualanamu
  • Diduga Ada Pemerasan dalam Penarikan Mobil Debitur di Gowa, OJK dan Aparat Diminta Turun Tangan
  • Poros Sawagi Pattallassang Rawan Laka, Warga Tewas Tertabrak Motor Trail Kanit Lantas Polres Gowa Turun Tangan
Facebook X (Twitter) Instagram
Garda Timur NewsGarda Timur News
Demo
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri
Garda Timur News
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri
Beranda » POLITIK KEKUASAAN DALAM DIMENSI DEMOKRASI. 
Berita

POLITIK KEKUASAAN DALAM DIMENSI DEMOKRASI. 

M Indra MapparentaBy M Indra Mapparenta28 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Views
Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Copy Link

GARDATIMURNEWS.COM || Sul-Sel –

“Pendahuluan”

Politik kekuasaan merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan bernegara, terutama dalam sistem demokrasi. Dalam demokrasi, kekuasaan politik dipegang oleh rakyat melalui proses pemilihan umum yang bersifat inklusif, bebas, dan adil. Namun, meskipun demokrasi berusaha membangun pemerintahan berdasarkan suara mayoritas, kekuasaan politik seringkali menjadi pusat dari berbagai kepentingan yang saling bertarung. Makalah ini akan membahas bagaimana politik kekuasaan beroperasi dalam sistem demokrasi, mekanisme pengendalian kekuasaan, serta dampaknya terhadap stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Konsep Politik Kekuasaan”

Secara umum, kekuasaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan individu atau kelompok untuk memengaruhi, mengarahkan, atau mengontrol tindakan orang lain sesuai dengan kehendaknya. Dalam konteks politik, kekuasaan melibatkan kapasitas untuk membuat keputusan yang mengikat seluruh masyarakat, baik dalam aspek hukum, kebijakan, maupun hubungan antarwarga negara.

Max Weber, seorang sosiolog terkenal, membagi kekuasaan menjadi tiga tipe: *kekuasaan tradisional*, *kekuasaan karismatik*, dan *kekuasaan rasional-legal*. Dalam demokrasi modern, kekuasaan politik cenderung didasarkan pada prinsip rasional-legal, di mana wewenang didapat melalui sistem hukum dan aturan yang disepakati bersama, seperti pemilihan umum.

“Politik Kekuasaan dalam Demokrasi”

Dalam sistem demokrasi, kekuasaan secara ideal terdistribusi secara merata di antara berbagai institusi dan aktor politik, seperti eksekutif, legislatif, yudikatif, serta masyarakat sipil. Prinsip dasar demokrasi adalah *pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat*, di mana rakyat menjadi sumber utama legitimasi kekuasaan.

Namun, dalam praktiknya, distribusi kekuasaan dalam demokrasi sering kali tidak seimbang. Elite politik dan ekonomi sering kali mendominasi arena politik, baik melalui pengaruh finansial, jaringan kekuasaan, maupun kemampuan untuk memobilisasi sumber daya. Fenomena ini dikenal sebagai *oligarki*, di mana sekelompok kecil orang memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada mayoritas masyarakat.

Selain itu, dalam sistem demokrasi, kekuasaan sering kali menjadi alat untuk mencapai tujuan politik tertentu, seperti mempertahankan kekuasaan, memperoleh dukungan elektoral, atau mewujudkan kebijakan tertentu. Kontestasi kekuasaan ini sering kali menimbulkan ketegangan antara elite politik dengan kepentingan rakyat banyak, terutama ketika kekuasaan digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, bukan untuk kesejahteraan umum.

“Mekanisme Pengendalian Kekuasaan dalam Demokrasi”

Agar kekuasaan dalam sistem demokrasi tidak disalahgunakan, ada beberapa mekanisme pengendalian yang diterapkan, antara lain:

1. Pemilu: Pemilu adalah mekanisme utama dalam demokrasi untuk mengontrol distribusi kekuasaan. Melalui pemilihan umum, rakyat dapat memilih pemimpin dan wakil mereka yang akan memegang kekuasaan untuk jangka waktu tertentu. Pemilu yang bebas, adil, dan transparan menjadi jaminan agar kekuasaan tidak jatuh ke tangan kelompok yang hanya mengejar kepentingan pribadi.

2. Checks and Balances : Sistem ini memastikan bahwa kekuasaan dibagi antara cabang-cabang pemerintahan yang berbeda, seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tujuannya adalah mencegah adanya dominasi dari satu cabang pemerintahan dan menjaga keseimbangan kekuasaan.

3.Partisipasi Masyarakat Sipil : Dalam demokrasi, masyarakat sipil memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengontrol kekuasaan politik. Melalui berbagai organisasi, media, dan gerakan sosial, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses politik serta menuntut akuntabilitas dari pemegang kekuasaan.

4.Kebebasan Pers : Media massa memiliki peran sebagai pengawas kekuasaan. Kebebasan pers memungkinkan media untuk mengungkapkan penyalahgunaan kekuasaan serta memberikan informasi yang akurat kepada publik.

“Dampak Politik Kekuasaan terhadap Demokrasi”

Politik kekuasaan memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas demokrasi. Apabila kekuasaan terkonsentrasi pada sekelompok elite, maka akan muncul potensi penyalahgunaan kekuasaan yang mengancam prinsip-prinsip demokrasi, seperti keadilan, kesetaraan, dan transparansi. Sebaliknya, ketika kekuasaan tersebar secara merata dan dikendalikan melalui mekanisme yang efektif, demokrasi dapat berfungsi dengan lebih baik, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong terciptanya pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Kesimpulan”

Politik kekuasaan dalam dimensi demokrasi merupakan fenomena yang kompleks. Di satu sisi, demokrasi menawarkan mekanisme yang memungkinkan distribusi kekuasaan yang lebih merata dan terkontrol. Namun, di sisi lain, kekuasaan yang terkonsentrasi dan dimonopoli oleh elite dapat melemahkan prinsip dasar demokrasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga keseimbangan kekuasaan melalui berbagai mekanisme kontrol seperti pemilu, checks and balances, partisipasi masyarakat, dan kebebasan pers. Dengan demikian, politik kekuasaan dapat menjadi alat yang efektif untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat.

Red : Dosen Universitas Pepabri

Share. Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link

Berita Lainnya

Berita 29 Agustus 2025

Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DPW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers

29 Agustus 2025 Berita
Berita 28 Agustus 2025

Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD

28 Agustus 2025 Berita
News 25 Agustus 2025

Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???

25 Agustus 2025 News
Top Posts

Pemprov Sulsel Sepakati Bersama Aliansi Suku Makassar Penutupan W Super Club Hingga Akhir Zaman.

3 Juni 20242,397 Views

Dinyatakan bersalah, ASN Departemen Agama Gowa di Hukum Pidana. 

6 Desember 20241,490 Views

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Tombolopao Ungkap Kasus Pencurian Sapi di Dusun Langkoa, Desa Bolaromang

10 Juli 20251,023 Views

Dunia Pendidikan Kab Gowa Tercoreng,Oknum Guru Diduga Memukul Murid, Korban Dirawat RS Yapika Samata Gowa

22 Agustus 20241,003 Views
Don't Miss
Berita
Berita

Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DOW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers

29 Agustus 2025

GARDATIMURNEWS.COM | GOWA –jumat 29/8/2025_ Kasus dugaan  kekerasan terhadap jurnalis di Kabupaten Gowa resmi bergulir…

Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD

28 Agustus 2025

Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???

25 Agustus 2025

Milad Ke-VI K-LTV di Makassar Tekankan Pentingnya Peran Media untuk Nalar Kritis Publik

23 Agustus 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Media Garda Timur News
Media Garda Timur News

PENERBIT: PT AZZALGI MEDIA GROUP
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-035014.AH.01.30.Tahun 2022
Tanggal 26 Agustus 2022
NIB: 2608220068882
NPWP: 60.763.872.3-807.000

Layak Hak Jawab Dan Hak Koreksi
Hp.085242697366 / 081242854301

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DOW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers

29 Agustus 2025

Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD

28 Agustus 2025

Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???

25 Agustus 2025
Most Popular

Pemprov Sulsel Sepakati Bersama Aliansi Suku Makassar Penutupan W Super Club Hingga Akhir Zaman.

3 Juni 20242,397 Views

Dinyatakan bersalah, ASN Departemen Agama Gowa di Hukum Pidana. 

6 Desember 20241,490 Views

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Tombolopao Ungkap Kasus Pencurian Sapi di Dusun Langkoa, Desa Bolaromang

10 Juli 20251,023 Views
© 2025 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Peluang Karir
  • Kontak
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.