Belum Genap Setahun, Proyek Rabat Beton Rp100 Juta Desa Mangindara Terkelupas, Merugikan Pengendara.

GARDATIMURNEWS.COM ][ TAKALAR- Belum genap setahun dikerjakan, proyek rabat beton senilai Rp100 Juta di Dusun Bontoa, Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, kondisinya sudah memprihatinkan. Permukaan beton terkelupas, pecah, dan tidak rata, hingga membuat pengendara hampir menjadi korban.

Proyek yang bersumber dari Dana Desa TA 2025 ini, menurut warga setempat dikerjakan pada bulan September-Oktober 2025. Namun, baru sekitar 11 bulan, kondisinya sudah rusak parah.

“Belum genap setahun, sudah terkelupas semua. Batu-batunya muncul. Kalau naik motor, ban selip, hampir jatuh kalo tidak hati-hati,” ungkap salah seorang warga Dusun Bontoa yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (4/10/2026).

Pantauan TIM INVESTIGASI di lokasi, kerusakan terlihat jelas. Permukaan rabat beton yang seharusnya halus, kini kasar dan berlubang-lubang kecil. Pada bagian pinggir, beton patah dan tergerus. Saat hujan, lubang tidak terlihat karena tertutup genangan, sangat membahayakan pengendara roda dua, terutama di malam hari.

Warga menduga proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Warga juga mempertanyakan pengawasan dari Pemerintah Desa Mangindara. Proyek yang diharapkan dapat mempermudah akses warga, justru kini menjadi ancaman keselamatan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Mangindara belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui telepon dan WhatsApp, tidak memberikan respon.

Masyarakat mendesak Dinas PMD Kabupaten Takalar, Camat Galesong Selatan, dan Inspektorat Takalar untuk segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan fisik dan audit anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *