Close Menu
Garda Timur News
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Keluarga Korban Laka Minta Polres Gowa Tahan Terduga Pelaku

31 Agustus 2025

Sorotan Publik Menguat: Konser “Suara Tana Timur” Disebut Cederai Nurani

30 Agustus 2025

Kapolsek Bontomaranu Sigap Amankan Pemuda Kepergok Masuk Rumah Warga Pallantikang.Gowa.

30 Agustus 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Keluarga Korban Laka Minta Polres Gowa Tahan Terduga Pelaku
  • Sorotan Publik Menguat: Konser “Suara Tana Timur” Disebut Cederai Nurani
  • Kapolsek Bontomaranu Sigap Amankan Pemuda Kepergok Masuk Rumah Warga Pallantikang.Gowa.
  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan Baru SMKN 5 Gowa, Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan
  • Kasus Dugaan Pemukulan Jurnalis, IWOI DPW Sulsel Ingatkan Polisi Jalankan UU Pers
  • Oknum Poldasu Diduga Tilep Dana Desa Deli Serdang Bermodus Bimtek,Seret Nama Dinas PMD
  • Tambang Ilegal Diduga Dibekingi, Oleh Siapa ???
  • Milad Ke-VI K-LTV di Makassar Tekankan Pentingnya Peran Media untuk Nalar Kritis Publik
Facebook X (Twitter) Instagram
Garda Timur NewsGarda Timur News
Demo
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri
Garda Timur News
  • Berita
  • Daerah
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Politik
  • TNI/polri
Beranda » Kegiatan Tambang Dalam Area Perumahan, Puluhan Emak Emak Ngamuk
Berita

Kegiatan Tambang Dalam Area Perumahan, Puluhan Emak Emak Ngamuk

Garda Timur NewsBy Garda Timur News5 Mei 2025Tidak ada komentar4 Views
Facebook WhatsApp Twitter Copy Link Email
Oplus_0
Share
Facebook WhatsApp Twitter Copy Link

GARDATIMURNEWS.COM | GOWA – Warga Perumahan Tamangapa Royal Palace, Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memprotes aktivitas pengangkutan tanah yang melintasi jalan utama perumahan mereka.

Aksi protes yang didominasi oleh emak-emak dilakukan dengan mendatangi langsung kantor pemasaran pihak perumahan. Mereka mendesak agar aktivitas pengangkutan tanah dari lokasi tambang segera dihentikan atau dialihkan ke jalur alternatif di luar lingkungan perumahan.

Warga menyoroti sejumlah dampak negatif dari aktivitas tersebut, seperti meningkatnya risiko kecelakaan bagi anak-anak, kerusakan jalan utama perumahan, polusi debu yang mencemari lingkungan, serta potensi keretakan bangunan rumah akibat getaran kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Salah satu warga, Adi, mengungkapkan bahwa aksi protes dilakukan karena tingginya tingkat pencemaran debu yang mengganggu kenyamanan penghuni perumahan. Selain menutupi lingkungan, debu yang beterbangan juga mengotori pakaian yang dijemur.

“Tambang itu berada di tengah-tengah perumahan. Warga, khususnya ibu-ibu, melakukan aksi protes karena kondisi jalan yang berlubang dan khawatir akan dampaknya terhadap anak-anak. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan,” ujar Adi saat dikonfirmasi, Senin (5/5/2025).

Adi juga menambahkan bahwa aktivitas pengangkutan tanah telah menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga. “Ada foto yang menunjukkan rumah warga mengalami retakan akibat getaran dari mobil truk yang melintas,” tambahnya.

Menurut Adi, warga berharap agar pihak perumahan tidak memberikan akses bagi kendaraan pengangkut tanah. Jika aktivitas tetap berlangsung, warga meminta kompensasi atas kerusakan yang terjadi.

“Kalau memang jalur ini tetap digunakan, apa kompensasinya? Warga menginginkan paving block atau pengecoran akses utama untuk menghindari kerusakan lebih lanjut,” tegasnya.

Sebelum adanya aksi protes, aktivitas penambangan berlangsung aktif. Namun, setelah adanya tuntutan dari warga, intensitas pengangkutan tanah mulai berkurang. Terhitung sejak hari ini, Senin (5/5/2025), aktivitas telah ditutup sementara hingga tercapai kesepakatan antara pihak developer dan masyarakat.

“Sebelum protes, aktivitas berlangsung rutin. Namun, setelah aksi warga pada hari Kamis, intensitas berkurang, dan hari ini resmi dihentikan sampai ada titik temu dengan pihak pengembang,” tambah Adi.

Adi juga menjelaskan bahwa aktivitas pengerukan menggunakan alat berat bertujuan untuk menormalkan kontur tanah yang bergelombang sebagai bagian dari pembangunan perumahan.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Toddopuli Indonesia Bersatu (TIB), Syafriadi Djaenaf , menyatakan akan meninjau langsung lokasi serta memeriksa aspek legalitas dari aktivitas tersebut.

“Kami menerima aduan masyarakat dan akan segera turun ke lokasi untuk meninjau dampak yang ditimbulkan, termasuk aspek perizinannya,”_ tegasnya.

Menurut Syafriadi Djaenaf, aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa *Izin Usaha Pertambangan (IUP)* berpotensi melanggar hukum, terutama jika terdapat praktik penjualan dan pengangkutan material tanpa izin produksi maupun izin angkut.

“Kegiatan tambang ilegal seperti ini sangat meresahkan warga karena tidak menjamin keselamatan anak-anak serta penghuni perumahan. Getaran dari mobil truk yang beroperasi setiap hari telah menyebabkan keretakan pada dinding rumah, dan seluruh ruangan kini dipenuhi debu. Kami akan menurunkan tim untuk melihat langsung dan mengkaji aduan ini,”pungkasnya.(Tim Media TIB)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Email Telegram Copy Link

Berita Lainnya

Berita 31 Agustus 2025

Keluarga Korban Laka Minta Polres Gowa Tahan Terduga Pelaku

31 Agustus 2025 Berita
Berita 30 Agustus 2025

Sorotan Publik Menguat: Konser “Suara Tana Timur” Disebut Cederai Nurani

30 Agustus 2025 Berita
Berita 30 Agustus 2025

Kapolsek Bontomaranu Sigap Amankan Pemuda Kepergok Masuk Rumah Warga Pallantikang.Gowa.

30 Agustus 2025 Berita
Top Posts

Pemprov Sulsel Sepakati Bersama Aliansi Suku Makassar Penutupan W Super Club Hingga Akhir Zaman.

3 Juni 20242,397 Views

Dinyatakan bersalah, ASN Departemen Agama Gowa di Hukum Pidana. 

6 Desember 20241,491 Views

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Tombolopao Ungkap Kasus Pencurian Sapi di Dusun Langkoa, Desa Bolaromang

10 Juli 20251,023 Views

Dunia Pendidikan Kab Gowa Tercoreng,Oknum Guru Diduga Memukul Murid, Korban Dirawat RS Yapika Samata Gowa

22 Agustus 20241,004 Views
Don't Miss
Berita
Berita

Keluarga Korban Laka Minta Polres Gowa Tahan Terduga Pelaku

31 Agustus 2025

GARDATIMURNEWS.COM | Gowa, 31 Agustus 2025 – Keluarga almarhumah Hamsina (47), korban kecelakaan lalu lintas…

Sorotan Publik Menguat: Konser “Suara Tana Timur” Disebut Cederai Nurani

30 Agustus 2025

Kapolsek Bontomaranu Sigap Amankan Pemuda Kepergok Masuk Rumah Warga Pallantikang.Gowa.

30 Agustus 2025

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Baru SMKN 5 Gowa, Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan

29 Agustus 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Media Garda Timur News
Media Garda Timur News

PENERBIT: PT AZZALGI MEDIA GROUP
SK Kemenkumham RI NOMOR : AHU-035014.AH.01.30.Tahun 2022
Tanggal 26 Agustus 2022
NIB: 2608220068882
NPWP: 60.763.872.3-807.000

Layak Hak Jawab Dan Hak Koreksi
Hp.085242697366 / 081242854301

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Keluarga Korban Laka Minta Polres Gowa Tahan Terduga Pelaku

31 Agustus 2025

Sorotan Publik Menguat: Konser “Suara Tana Timur” Disebut Cederai Nurani

30 Agustus 2025

Kapolsek Bontomaranu Sigap Amankan Pemuda Kepergok Masuk Rumah Warga Pallantikang.Gowa.

30 Agustus 2025
Most Popular

Pemprov Sulsel Sepakati Bersama Aliansi Suku Makassar Penutupan W Super Club Hingga Akhir Zaman.

3 Juni 20242,397 Views

Dinyatakan bersalah, ASN Departemen Agama Gowa di Hukum Pidana. 

6 Desember 20241,491 Views

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Tombolopao Ungkap Kasus Pencurian Sapi di Dusun Langkoa, Desa Bolaromang

10 Juli 20251,023 Views
© 2025 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Peluang Karir
  • Kontak
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.